Beranda»Editorial»Solidaritas Aceh untuk Gayo

Solidaritas Aceh untuk Gayo

H SAKY ~ BISNIS ACEH
Senin, 08 Juli 2013 15:53 WIB

BANDA ACEH - Sejak peristiwa gempa berkekuatan 6,2 SR yang mengguncang tanah gayo, yang menyebabkan dua kabupaten, yakni Bener Meriah dan Aceh Tengah, solidaritas masyarakat Aceh untuk Gayo seolah tiada putus.

Korban gempa dan dampak kerusakan yang ditimbulkan mendorong solidaritas masyarakat Aceh di semua wilayah seolah tiada henti untuk Gayo.

Beragam cara di lakukan masyarakat untuk membantu korban gempa Gayo, semua berpartisipasi, mahasiswa, pemuda, anak-anak, pemerintahan, pengusaha dan hampir semua elemen merasa terpanggil untuk mengumpulkan apa yang dimiliki untuk dikirim ke kedua kabupaten tersebut.

Banyak cara masyarakat dan elemen lainnya untuk membantu Gayo, ada yang menggelar konser amal, lelang lukisan, ada yang menggalang dana di lampu-lampu merah.

Semua rakyat ingin berpartisipasi untuk bisa membantu masyarakat Gayo, ada yang sumbang uang, pakain bekas, beras, pampers, biskuit, selimut dan kebutuhan lainnya.

Posko-posko bencana pun lahir di berbagai sudut kota.

Pemerintah Aceh sendiri telah mengambil alih situasi penanganan bencana di Gayo. Kemarin (7/7) Gubernur Aceh telah menandatangani fase tanggap darurat hingga 16 Juli 2013 mendatang. "Sejak saya tandatangani surat keputusan ini, semua persoalan tanggap darurat akibat gempa disana akan di penuhi oleh Pemerintah Aceh," kata Gubernur.

Untuk tanggap darurat sendiri, Pemerintah Aceh mengalokasikan dana sebesar Rp80 miliar.

Penderitaan masyarakat Gayo merupakan derita Aceh, sehingga semua elemen Aceh seolah merasakan kesedihan dan duka lara yang saat ini dirasakan oleh masyarakat di kedua kabupaten tersebut.

Kita tentu juga berharap, agar momentum ini dapat dimanfaatkan sebaiknya untuk membangun kembali Gayo dari berbagai kekurangan infrastruktur pembangunan.

Bener Meriah dan Aceh Tengah harus dibangun kembali dengan lebih baik dari sebelum peristiwa gempa terjadi. Hal ini dimaksudkan agar berbagai ketertinggalan dan persolan dan rasa ketidakadilan yang selama ini berkembang di wilayah tersebut dapat teredusir.

Pemerintah Aceh dan segepan jajarannya harus membangun kembali Gayo menjadi kota yang modern, dengan memanfaatkan potensi dan sumber dana yang ada.

Jangan ada dusta, ataupun semangat untuk menjadikan nestapa gayo untuk kepentingan dan mencari keuntungan.

Gubernur Zaini Abdullah sudah mewanti-wanti dan meningatkan hal ini. "Saya inginkan kejujuran dan keihklasan untuk membangun kembali Gayo," tegas Gubernur.

Gubernur menandaskan, dirinya meminta semua pihak untuk benar-benar merencanakan semua program untuk mengembalikan kondisi di kedua kabupaten tersebut dengan benar. "Jangan curang sedikitpun," tandas Gubernur.



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Editorial

Close