Beranda»Berita Utama»Hibah IDB untuk Aceh Rp115 miliar tidak terserap

Hibah IDB untuk Aceh Rp115 miliar tidak terserap

H SAKY ~ BISNIS ACEH
Selasa, 18 Desember 2012 14:24 WIB

 

ilustrasi jaringan irigasi tersierFOTO : Istilustrasi jaringan irigasi tersier

BANDA ACEH - Kepala Bidang Unit Usaha Lahan Pertanian (ULP) Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Aceh, T Azharsyah mengatakan bahwa dana hibah Islamic Development Bank (IDB) sebesar Rp115 miliar yang diperuntukkan bagi pembenahan pertanian di Aceh tidak terserap.

"Dana hibah sebesar Rp115 miliar tersebut, yang terserap hanya Rp71 miliar," katanya kepada Bisnis Aceh hari ini, Selasa.

Ia menjelaskan, pada tahun 2009, IDB memberikan dana hibah kepada Aceh melalui pemerintah pusat untuk memperbaiki pertanian di Aceh. Bantuan tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi jalan usaha tani, jaringan tersier, dan perbaikan lahan pertanian di 10 kabupaten/kota di Aceh yang terkena dampak tsunamy.

"Sudah tiga tahun program ini berjalan, dan akan berakhir Desember 2012 ini, dan kita sudah siapkan Final Hand Over (FHO) untuk diserahkan 26 Desember nanti," ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa kendala yang menyebabkan tidak terserapnya keseluruhan dana hibah yang diberikan oleh IDB tersebut, antara lain berupa rumitnya Non Objection Letter (NOL) yang ditetapkan oleh IDB, selain itu juga, proses Detail Enggineering Desain (DED) yang terlambat.

"Proses adminitrasi dana hibah ini langsung dilakukan oleh kantor IDB di Jeddah, dan ini juga menjadi salah satu hambatan," sebutnya.

Ia melanjutkan, persoalan lainnya adalah penawaran yang diberikan para kontraktor lebih rendah dari nilai pagu proyek, ini juga menjadi faktor dana tidak terserap semua.

"Karena ini proyek dana hibah, dan tidak ada pajak, sehingga kontraktor memberikan harga penawaran sangat rendah, karenanya banyak proyek yang sisa anggarannya," pungkasnya.

Karenanya, tambahnya, sisa dana hibah sebesar Rp44 miliar, dari Rp115 miliar akan dikembalikan di IDB selaku pemberi hibah.

"Karena dananya tidak habis terpakai yang harus dikembalikan," tandasnya.



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Berita Utama

Close