Beranda»Berita Utama»PT Medco sampaikan terimakasih pada semua pihak di Aceh

PT Medco sampaikan terimakasih pada semua pihak di Aceh

H SAKY ~ BISNIS ACEH
Kamis, 13 Juni 2013 21:12 WIB

FOTO : liputan6.com

BANDA ACEH - Senior Manager of Relation PT Medco E&P Indonesia, Arfiandy Djafaar menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak di Aceh yang telah bekerja dan membantu proses pembebasan Malcolm Primrose yang sempat diculik pada saat bekerja di Aceh Timur.

"Atas segala tindakan yang tanggap dan upaya pembebasan yang cepat yang dilakukan oleh aparatur keamanan, PT Medco E&P Indonesia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak," katanya kepada Bisnis Aceh hari ini, Kamis.

Ia menjelaskan, Malcolm Primerose telah berhasil dibebaskan pada tanggal 13 Juni 2013 dan di temukan di desa Alur Kol, Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur.

"Saat ini yang bersangkutan telah kembali dan berkumpul bersama keluarganya," ujarnya.

Disebutkannya, Malcolm adalah pekerja asing yang telah memulai kerja di Aceh sejak 1981 sebagai tenaga ahli pengeboran minya. "Beliu telah bekerja dengan berbagai perusahaan minyak dan gas di Aceh sudah hampir 30 tahun lebih," tukasnya.

Secara khusus, tambahnya, perusahaan menyampaikan ucapan terimakasih kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kapolres Aceh Timur dan Komandan Kodim 0104 Aceh Timur.

"Kami berharap situasi keamanan di Aceh Timur terus membaik, sehingga iklim investasi dapat terus berlangsung," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, seorang pekerja asing selaku companyman drilling PT Medco E&P Malaka, Malcom Primsore (60), warga Skotlandia, Inggris, dilaporkan diculik komplotan bersenjata api (senpi) di kawasan Peureulak, Aceh Timur, Selasa (11/6).

Informasi tentang hilangnya Malcom dengan cepat tersebar di kalangan wartawan. Korban diduga diculik empat pria bersenjata laras panjang di Dusun Simpang Palang, Desa Lubuk Pempeng, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur. Informasi lain menyebutkan komplotan penculik berjumlah enam orang.

Kejadian berawal sekitar pukul 11.00 WIB ketika korban sedang melaju dengan mobil Pajero Sport yang disopiri Danil (39), sopir Medco. Sesampai di Desa Lubok Pempeng, mobil korban dihadang komplotan bersenjata. Pelaku kemudian membawa lari korban dan meninggalkan sopir dalam kondisi tangan terikat.



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close