Beranda»Politik dan Hukum»Anas Urbaningrum jadi tersangka, Partai Demokrat gelar KLB?

Anas Urbaningrum jadi tersangka, Partai Demokrat gelar KLB?

BISNIS ACEH
Rabu, 31 Oktober 2012 20:09 WIB

 

Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai DemokratFOTO : ISTIMEWAKetua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Demokrat

JAKARTA - Menjelang pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang, Partai Demokrat dikabarkan dalam waktu dekat akan segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mencopot Anas Urbaningrum dari jabatan Ketua Umum.

Bahkan, SBY sudah melakukan pembahasan dan menyiapkan pengganti Anas jika mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Ketua Divisi Kominfo DPP Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompul, mengatakan, memang akan ada KLB, namun belum ditentukan kapan  pelaksanaannya.

Ditanya apakah benar KLB itu nanti sebagai ajang untuk mencopot Anas sebagai ketua umum, Ruhut hanya menjawab singkat.

“Bisa Pak Marzuki Alie atau Pak Soekarwo, yang penting orang-orang bersih,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Usai diumumkannya audit investigasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Rabu (31/10/2012) siang tadi, kasus penyimpangan megaproyek Hambalang makin terang benderang.

Bahkan, pengamat politik Universitas Indonesia, Iberamsjah, menegaskan dirinya mendapat informasi Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng (Menpora) dikabarkan segera jadi tersangka.

Menurut Iberamsjah, kabar soal penetapan tersangka itu bukan sekadar isu lagi. Menurutnya, KPK sudah tak memiliki rasa sungkan menetapkan dalam menetapkan Anas menjadi tersangka. Kabarnya, SBY selaku Ketua Dewan Pembina Parrai Demokrat, sudah merelakan hal itu.

“Tidak, untuk sekarang bukan isu lagi, tapi sudah jelas alur dugaan keterlibatan Anas dan Andi. Saya rasa, KPK tidak ada masalah, karena bukti awal sudah kuat,” ujarnya.

Mempertahankan Andi dan Anas hingga mendekati Pemilu 2014 merupakan hal yang sangat merugikan bagi Partai Demokrat. Buktinya, berbagai survei telah memprediksi suara partai tersebut bakal menurun. Bahkan, Lembaga Survei Nasional (LSN) memprediksi bakal anjlok menjadi partai menengah.



Sumber : lensaindonesia



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close