Beranda»Politik dan Hukum»Muzakir Manaf : Partai Aceh siap koalisi dengan partai nasional

Muzakir Manaf : Partai Aceh siap koalisi dengan partai nasional

BISNIS ACEH
Sabtu, 02 Maret 2013 22:56 WIB

Muzakir Manaf, Ketua Umum Partai AcehFOTO : vivaMuzakir Manaf, Ketua Umum Partai Aceh

BANDA ACEH - Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf menyatakan, partainnya akan berkoalisi dengan partai politik nasional manapun yang bersedia memperjuangkan kader Partai Aceh untuk duduk di DPR dalam Pemilu 2014. Hal tersebut menjadi salah satu agenda perjuangan partai yang didirikan para bekas anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu.

Pernyataan Muzakir tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai rapat tahap kedua Musyawarah Besar I Partai Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (2/3/2013). Dalam rapat tersebut, bekas Panglima GAM tersebut kembali terpilih sebagai ketua umum partai lokal terbesar di Aceh itu.

"Partai Aceh sudah membangun komunikasi dan hubungan dengan partai politik nasional untuk mengantarkan kader Partai Aceh menduduki kursi DPR. Sehingga, perjuangan Partai Aceh juga dapat dilakukan di DPR RI," kata Muzakir.

Terkait mitra koalisi dari partai nasional yang akan dipilih Partai Aceh, Muzakir mengatakan, saat ini masih belum bisa disebutkan. Partai manapun yang dapat menerima Partai Aceh sebagai mitra, dapat digandeng untuk mewakili Partai Aceh di DPR. "Semua ada. Gerindra ada, Partai Demokrat ada, Golkar ada, PKPI ada, dan lain sebagainya," ungkapnya.

Saat ditanya apakah akan tetap menggandeng Partai Demokrat seperti halnya dalam Pemilu 2009, Muzakir mengatakan, "Saya rasa kami melihat dulu ke depan, mana yang lebih bagus dalam gerakannya, memimpinnya, kewajibannya," katanya.

Untuk target perolehan kursi dalam Pemilu 2014 di DPR Aceh, Muzakir hanya mengatakan sebanyak-banyaknya. Yang pasti, kata dia, perolehan tersebut diharapkan lebih dari pencapaian Partai Aceh pada Pemilu 2009 yang sebanyak 33 kursi.

Kehadiran partai-partai lokal baru seperti Partai Nasional Aceh (PNA) dan Partai Damai Aceh (PDA) dalam Pemilu 2014, menurut Muzakir, tak menjadi masalah. "Sebagai daerah yang menerapkan sistem demokrasi, kehadiran partai baru sangat wajar. Yang penting kami sekarang menyiapkan sebaik mungkin untuk Pemilu 2014," tuturnya. | kompas



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close