Beranda»Transportasi & Logistik»Kecelakaan mudik tembus 5.000 kasus, kerugian capai Rp 10,3 miliar

Kecelakaan mudik tembus 5.000 kasus, kerugian capai Rp 10,3 miliar

tempo.co
Senin, 27 Agustus 2012 09:23 WIB

Mudik LebaranFOTO : ISTIMEWAMudik Lebaran

JAKARTA - Jumlah kasus kecelakaan selama mudik Lebaran tahun ini mencapai 5.013 kasus. Data ini dihimpun mulai 11 hingga 25 Agustus 2012. "Sampai H+5, ada 869 korban meninggal dunia," kata Arief Heriyanto, Ketua Harian Shift II Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Kementerian Perhubungan.

Sebanyak 1.470 orang mengalami luka berat dan 4.816 orang luka ringan. Arief memperkirakan kerugian materi yang ditimbulkan akibat seluruh kecelakaan itu mencapai Rp 10,03 miliar. Adapun jumlah tertinggi kasus kecelakaan terjadi pada 23 Agustus, yakni 407 kasus, dengan korban tewas 74 orang.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan angka kecelakaan selama Lebaran masih tinggi. "Sebanyak 70 persen kecelakaan terjadi pada para pengguna motor," katanya setelah meninjau posko mudik Ahad 26 Agustus 2012.

Bambang menilai tingginya angka kecelakaan sebagai gambaran kondisi transportasi sehari-hari. Untuk menekan jumlah kasus kecelakaan, Kementerian Perhubungan akan mengalihkan para pemudik sepeda motor ke moda transportasi lainnya, seperti kereta api, bus, dan angkutan laut.

Untuk menekan jumlah pemudik sepeda motor, menurut Bambang, pemerintah akan menggenjot pelayanan paket pengiriman sepeda motor dengan menggunakan kereta api. Perhubungan juga akan menyediakan check point bagi pengendara sepeda motor. "Perlu upaya bersama untuk menekan angka kecelakaan agar optimal," katanya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Kepolisian RI, Komisaris Besar Agus Rianto, mengatakan sebanyak 5.379 unit sepeda motor mengalami kecelakaan.

Menurut Bambang S. Ervan, Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan, tingginya angka kecelakaan lalu lintas tak hanya terjadi pada masa Lebaran. Dia mencatat, sepanjang tahun lalu jumlah kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 31.500 kasus.

Dia mendesak pemerintah segera menekan angka kecelakaan lalu lintas. Caranya antara lain dengan menyediakan informasi mengenai tata cara berlalu lintas yang baik. "Jangan hanya melihat kecelakaan pada masa libur Lebaran, tapi juga kejadian sehari-hari," katanya kemarin.

Jumlah pemudik pada tahun ini lebih tinggi dibanding pada 2011. Perhubungan mencatat, 13,6 juta orang mudik Lebaran, naik dibanding tahun lalu, yang hanya 12,5 juta orang. Pemudik paling banyak menggunakan transportasi darat, yaitu sekitar 4,5 juta orang.



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Transportasi & Logistik

Close