Beranda»Berita Umum»Enam gampong di Aceh Timur raih penghargaan Anubhawa Sasana Desa 2012

Enam gampong di Aceh Timur raih penghargaan Anubhawa Sasana Desa 2012

BISNIS ACEH
Selasa, 11 Desember 2012 15:16 WIB

IlustrasiFOTO : ISTIMEWAIlustrasi

BANDA ACEH - Enam gampong (desa) di Kabupaten Aceh Timur memperoleh penghargaan "Anubhawa Sasana Desa 2012" sebagai desa binaan sadar hukum oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

"Medali atau penghargaan itu diserahkan Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib dan diterima masing-masing Keuchik (kepala desa)," kata Kabag humas dan protokol Sekdakab Aceh Timur Syamsul Qamar yang dihubungi dari Banda Aceh, Selasa.

Enam gampong yang mendapat anugerah "Anubhawa Sasana Desa 2012" itu masing-masing Tanjong Minjei Kecamatan Madat, Keude Peureulak (Peureulak), Arakundo (Simpang Ulim), Keude Bagok (Nurusalam),  Paya Demam Lhee (Pante Bidari), dan Keude Dua (Darul Ihsan).

Selain itu, Bupati Aceh Timur juga menyerahkan prasasti Desa Binaan Sadar Hukum dan Penyuluhan Hukum Undang Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial kepada gampong tersebut.

Bupati mengatakan penyerahan batu prasasti merupakan tahapan mendasar sebagai proses peningkatan kesadaran hukum bagi masyarakat gampong dalam menyelenggarakan pemerintahan sesuai dengan ketentuan berlaku serta berorientasi pada pembangunan partisipatif.

Pemkab Aceh Timur, kata Hasballah terus melakukan pembinaan terkait kesadaran hukum sehingga bisa menjadi contoh bagi gampong-gampong lain di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

"Kita harus bisa menjadi contoh, dan juga menjadi harapan ke depan agar lebih banyak lagi gampong di Aceh Timur ditetapkan sebagai desa sadar hukum." katanya.

Sementara itu terkait penyuluhan hukum UU Nomor 7/2012 tentang penanganan konflik sosial, bupati mengharapkan seluruh elemen masyarakat mengerti akan tanggung jawab, hak dan kewajibannya.

"Kita harus saling mengerti dan harus mampu menciptakan kehidupan yang aman, memelihara kondisi damai, meningkatkan tenggang rasa dan toleransi, serta menjalin keberlangsungan pemerintah, melindungi jiwa, harta benda, sarana umum, dan memulihkan fisik sarana masyarakat," kata bupati.

Dengan situasi daerah aman dan damai, kata Hasballah, akan mudah bagi pemerintah untuk membangun guna mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bagi semua lapisan masyarakat.

 

Sumber : Antara



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Berita Umum

Close